Page

Thursday, September 13, 2018

Penulis Asal Indonesia Yang Karyanya Diterjemahkan Untuk Dunia

Selain ditentukan oleh pengalaman, kualitas hidup manusia itu ditentukan oleh seberapa banyak ia membaca buku. Pepatah bilang kalau "buku adalah jendela dunia", maka didalam buku, kita akan memperoleh pengetahuan untuk maju. Dan tentunya kita harus bangga bahwa sejak dahulu orang-orang Indonesia dikenal gemar akan ilmu pengetahuan. Buktinya tidak sedikit dari penulis asal Indonesia dibawah ini yang hasil karya nya sampai diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di dunia.

1. Pramoedya Ananta Toer


  Pramoedya Ananta Toer adalah penulis angkatan 1950-an di Indonesia. Beliau lahir di Blora dan meninggal di Jakarta pada usia 81 tahun. Puluhan karya tulis dilahirkannya dalam bentuk cerpen,essai dan novel. 41 diantaranya telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa asing!. Ananta Toer bahkan menjadi sastrawan Indonesia yang mendapat segudang penghargaan dari luar negeri. Akan tetapi, beliau dikenal luas sebagai golongan sayap kiri. Dan itu membuat pemerintah melarang peredaran seluruh bukunya di Indonesia. Apalagi pada saat itu, anggota Lekra di duga terlibat dengan gerakan 30 september. Akhirnya lembaga tsb dilarang bersamaan dengan dilarangnya Partai Komunis di Indonesia. Ketika dirinya di asingkan ke pulau buru beliau tetap tekun dalam menulis hingga mampu menerbitkan sebuah novel yang diberi judul "Bumi Manusia"

2. Taufik Ismail

  Taufik Ismail lahir di Fort De Kock, sumatera barat. Ia merupakan putera seorang ulama dan dikenal sebagai penyair tersohor di Indonesia, puisi-puisinya telah banyak di terjemahkan kedalam berbagai bahasa di dunia. Ciri khas puisinya syarat akan motivasi, hikmah dan kritik. Maka tak heran bila beberapa negara seperti Cina dan Rusia turut mengundang beliau selaku tamu kehormatan.

3. Mochtar Lubis

  
  Agan pernah membaca novel "Jalan Tak Ada Ujung?" atau "Senja di Jakarta" ? dua novel karya penulis ternama asal Padang ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris lho oleh para penulis di eropa. Tapi apa yang harus dihadapi dalam hidupnya hampir sama seperti Pramoedya, beliau dijebloskan ke penjara selama 9 th lamanya oleh pemerintah hanya karena berseberangan dengan sikap kepemimpinan seorang kepala negara. Karena sebelumnya ia kerap kali menyampaikan kritik secara tegas dan terbuka melalui surat kabar harian Indonesia Raya yang ia dirikan sendiri pada masa itu.

4. Ahmad Tohari


  Menurut sasus beberapa portal media , Ahmad Tohari berteman baik dengan Gus Dur. Beliau adalah seorang santri yang menggeluti dunia jurnalistik, tapi beliau juga mengenyam pendidikan tinggi di UNSOED. Disamping itu, pengarang kelahiran Banyumas ini telah menciptakan berbagai karya tulisnya. Mulai dari menulis majalah, cerpen sampai novel. Dan salah satu karya triloginya yang berjudul "Ronggeng Dukuh Paruk" telah diterbitkan dalam bahasa Jepang , Jerman, Belanda dan Inggris.

5. Andrea Hirata


  Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun atau yang biasa kita kenal sebagai Andrea Hirata adalah novelis Indonesia tersukses pada dekade pertama di abad ke-21. Karya pertamanya yang berjudul "Laskar Pelangi" telah diterbitkan di negara-negara belahan dunia seperti AS, Australia, New Zealand, India, Pakistan, Bangladesh, Srilangka, Nepal, Jepang, Jerman, Belanda, Spanyol, Italia, Turki, Brasil, Korea, Malaysia, Tiongkok, Taiwan, Vietnam, Portugis, Hungaria, dan Spanyol. Berkat kejeniusannya itu Hirata pernah mendapat beasiswa dari Uni Eropa dan mengambil program master di Eropa (Prancis & Inggris) dan kini ia telah lulus cumlaude serta mendapat perhargaan bergengsi dari kedua universitas tsb.

Tuesday, November 27, 2012

free download film will

: KALO KALIAN NGAKU LIVERPUDIAN WAJIB DOWNLOAD FILM INI...


FILM WILL (2011)

FILM WILL (2011)

Tanggal Rilis : 4 November 2011 (Ireland)
Jenis Film : Drama | Family | Sport
Diperankan Oleh : Damian Lewis, Bob Hoskins and Alice Krige

Ringkasan Cerita FILM WILL (2011) :
Eleven-year-old Will Brennan is Liverpool FC’s biggest fan. At his boys’ school in England, Will’s love and knowledge of The Beautiful Game even outshines his football-obsessed mates. But life is turned upside down when his long-absent father, Gareth, reappears with tickets to the 2005 Champions League Final in Istanbul.
But before the two can start anew, Gareth dies suddenly, impossibly — this time leaving Will forever. Searching for a sliver of meaning in a world that seems to have abandoned him, Will runs away to Turkey to honour his father’s memory and to be with his beloved Liverpool F.C. En route, and needing help, Will befriends Alek, a former Yugoslavian football star who abandoned the game after a tragic event during his country’s civil war.
Despite his initial reluctance, Alek finds himself inspired by Will’s heroic journey and agrees to take him to Istanbul. And thus this unlikely pair of underdogs takes to the road, battling fate and fortune in a desperate bid to prove to themselves that it’s never too late to dream.
[IMDb rating : 6.3/10]
[Awards : - ]
[Production Co : Strangelove Films, Galatafilm]
[IMDb link : http://www.imdb.com/title/tt1636844]
[Quality : DVDRip]
[File Size : 460 MB]
[Format : Matroska >> mkv]
[Resolution : 720x304]
[Source : DVDRiP XviD AC3-REFiLL]
| Part1 | Part2 | Part3 |
Join with HJ-Split, Download HJ-Split
Credit to original uploaders

Sunday, November 25, 2012

Penjahat Cantik dan Seksi di Dunia

Rupanya penjahat tidak harus bertampang garang. Siapa sangka wanita-wanita berwajah cantik dan bertubuh seksi di bawah ini terkait dengan kasus-kasus kriminal kelas berat di dunia. 

Beberapa di antaranya hanya sebagai anggota kelompok mafia, namun beberapa yang lain 

menjadi pimpinan geng mafia di negaranya. Inilah mereka:

1. Ruthless Clara Daak
Ruthless Clara Daak adalah wanita asal Hungaria yang selama ini dikenal sebagai penipu di bidang properti. Wanita cantik ini  menjadi salah satu kontestan di ajang Miss Mafia pada tahun 2010 lalu. Di kontes tersebut, Clara mengaku dirinya hobi mengumpulkan properti dari para pecundang. Demikian dilaporkan oleh Gulftoday pada 14 November 2010.



2. Griselda Blanco
Griselda Blanco adalah anggota geng mafia di Kolombia yang bertanggung jawab atas puluhan kasus pembunuhan di Kolombia dan perdagangan kokain. Dia aktif sebagai gembong narkoba pada tahun 1970-an.

Kehidupan wanita ini pun diangkat pada sebuah film dokumenter berjudul 'Cowboys Cocaine'. Demikian seperti yang dilaporkan oleh The Dailybeast pada 10 September 2012.


3. Angie Sanselmente Valencia
Angie Sanselmente, wanita asal Kolumbia ini awalnya berprofesi sebagai model pakaian dalam. Namun seiring berjalannya waktu ia pun banting setir sebagai bos mafia narkoba kelas dunia. Demikian diberitakan oleh Daily Mail pada 28 Mei 2010.

Angie merekrut model-model cantik untuk menjadi anak buah di bisnis narkobanya. Seperti yang diberitakan The Telegraph, anak buah Angie dijuluki 'Beautiful Angels'.

Kerajaan bisnis haram pemenang kontes kecantikan di Kolumbia tahun 2000 ini berada di Amerika dan Eropa.


4. Tao Jing
Siapa sangka gadis manis ini adalah anggota kelompok pengedar narkoba kelas dunia. Tao Jing berbisnis bersama sang pacar. Gadis asal Yunan ini akhirnya dihukum tembak mati pada tahun 1991 di usianya yang baru 20 tahun. Tao Jing menjadi terpidana hukuman mati wanita yang termuda selama 50 tahun terakhir. Demikian dilaporkan Chinasmax pada 3 Agustus 2011.


5. Alexa Diamond
Alexa adalah anak buah dari bos mafia terbesar di Hungaria. Dia sempat mendapat hukuman percobaan tiga tahun. Ia pun sempat menjadi kontestan di ajang Miss Mafia yang digelar di Hungaria. Syarat untuk menjadi peserta kontes ini adalah memiliki tato dan catatan kriminal.  Demikian diberitakan oleh situs lifeisreallybeautiful.com.

Friday, November 16, 2012

Mengenal Sejarah Rokok Kretek di Museum Kretek Kudus



Ada satu museum unik di Kudus, Jawa Tengah, yaitu Museum Kretek Kudus. Di museum ini, ditampilkan sejarah pembuatan rokok kretek dan dioramanya. Tempat yang wajib didatangi bagi Anda pecinta produk asli Indonesia!
Rokok kretek adalah rokok yang berisi tembakau dan cengkeh, yang bila dibakar terdengar bunyi kretek-kretek. Bagi Anda pecinta rokok kretek, Kudus adalah surganya. Di sana Anda dapat menemukan berbagai jenis rokok kretek. Selain itu, cobalah berkunjung ke Museum Kretek Kudus untuk mengenal sejarah panjang sang rokok kretek.
Museum Kretek terletak di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati Kudus, Kabupaten Kudus tidak jauh dari jalan utama perbatasan Kudus dan Demak. Museum ini telah berdiri sejak 1986. Rokok kretek ternyata juga menghidupi masyarakat kudus. Banyak masyarakat di Kudus yang mengolah tembakau dan bekerja di pabrik untuk membuat rokok kretek. Oleh karena itu, dibangunlah museum ini untuk mengenang ‘pahlawan kretek’ di masa lalu.
Museum ini memiliki luas sekitar 2 hektar, namun cukup indah dan rapi. Ada banyak koleksi alat-alat untuk memproduksi rokok kretek di dalam museum. Mulai dari alat giling cengkeh, mesin giling tembakau, alat perajang tembakau, dan masih banyak lagi.
Tidak hanya alatnya saja, ada diorama pembuatan rokok kretek dan pemasaran atau penjualan rokok. Anda dapat melihat bagaimana proses pengumpulan tembakau, proses penghancuran, pemadatan dan penggilingan. Tidak hanya itu, Anda juga akan melihat bagaimana rokok kretek tersebut sampai dijual kepada perokok, dengan diorama penjualan rokok kretek.
Di dalam museum juga terdapat foto-foto dari tokoh-tokoh wiraswasta yang mengembangkan rokok kretek. Anda juga dapat menonton film dokumenter yang memutar tentang sejarah pembuatan rokok kretek dan perkembangannya. Jadi Anda dapat mempelajari dengan jelas, bagaimana kenikmatan dalam rokok kretek dapat tercipta melalui museum ini.
Museum ini buka dari hari Selasa-Minggu dengan harga tiket Rp 1.500. Untuk menonton film dokumenter, dikenakan biaya Rp 20.000. Selain itu, museum ini juga memiliki sarana waterboom, jadi Anda dapat mendinginkan badan setelah traveling keliling Kota Kudus. Dengan Rp 15.000 saja, Anda dapat menyeburkan diri di waterboom tersebut.
Rokok kretek memang menjadi tulang punggung bagi masyarakat Kudus. Untuk mengenal dan menghayati lebih jauh mengenai rokok kretek, silakan datang ke museum ini.